Silika Sand | 085723529677



Pasir silika berukuran beragam diperoleh dari pengayakan. 

                          Pasir Silika dengan masing-masing ukuran yang berbeda (Mesh) didapatkan dari proses pengayakan yang dilakukan. Bagi kebanyakan orang yang telah terbiasa dengan kegiatan atau pekerjaan dalam hal padatan kecil, mungkin tak asing lagi dengan mekanisme pengayakan. Namun, belum tentu bagi sebagian orang awam yang belum paham benar tentang peroses pengayakan.
                Pengayakan (screening) yang banyak digunakan dalam skala industri merupakan proses pemisahan secara mekanik berdasarkan perbedaan ukuran partikel pasir silika. Terdapat istilah lain yang berbeda yakni penyaringan (sieving) yang dipakai untuk skala laboratorium. Produk dari proses pengayakan/penyaringan ada 2(dua), yaitu:
1.            Ukuran lebih besar daripada ukuran lubang-lubang ayakan (oversize).
2.            Ukuran yang lebih kecil daripada ukuran lubang-lubang ayakan (undersize)
                Dalam proses industri, biasanya digunakan material yang berukuran tertentu dan seragam. Untuk memperoleh ukuran yang seragam dalam pasir silika, maka perlu dilakukan pengayakan.
                 Pengayakan secara mekanik (pengayakan getaran, guncangan, atau kocokan) dilakukan dengan bantuan mesin, yang umumnya mempunyai satu set ayakan dengan ukuran lebar lubang standar yang berlainan. Pada proses pengayakan zat padat itu dijatuhkan atau dilemparkan ke permukaan pengayak. Partikel yang di bawah ukuran atau yang kecil (undersize), atau halusan (fines), lulus melewati bukaan ayak, sedang yang di atas ukuran atau yang besar (oversize), atau buntut (tails) tidak lulus. Pengayakan lebih lazim dalam keadaan kering.
           Suatu ayakan terdiri dari bingkai ayakan dan jaringan ayakan dalam hal ini dikenal dengan istilah mesh. Mesh adalah jumlah lubang per inchi kuadrat. Biasanya jaringan tersebut dilengkapi dengan peralatan lain sesuai dengan jenis ayakan, misalnya pada ayakan goyang bingkai ayakan dihubungkan dengan batang penggerak ke roda gerak.
                Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian dari mesh adalah benyaknya lubang (hole) dari setiap inchi linear kawat ayakan. Hal ini dapat memudahkan dalam memperkirakan banyaknya lubang dalam setiap inchi linear kawat ayakan. Sebagai contoh ayakan 40 mesh dapat disimpulkan bahwa ayakan 40 mesh memiliki 40 lubang per inchi atau 1600 lubang per inchi persegi. Sementara ayakan 100 memiliki 100 lubang per inchi linear atau 10000 lubang per inchi persegi.
oleh sebab itu, hal ini dapat disimpulkan bahwasannya semakin besar suatu mesh, maka semakin kecil ukuran lubang yang mampu dilewati sehingga menghasilkan proses pengayakan yang memiliki ukuran partikel yang semakin kecil untuk pasir silika.


0 Comments